Cara Menghitung Target Titik Lampu: Sinkronisasi Desain Interior dengan Efisiensi Energi SNI 6197:2020

Berikut adalah panduan teknis cara menghitung kebutuhan titik lampu untuk ruang kerja dan koridor pada proyek gedung (seperti area perkantoran atau rumah sakit) dengan mengacu pada standar SNI 6197:2020.


Rumus Dasar Perhitungan Lampu

Untuk menentukan jumlah titik lampu (N), kita menggunakan rumus lumen standar:

1. Ruang Kerja (4 x 4 Meter)

Berdasarkan SNI 6197:2020, ruang kerja umum memerlukan tingkat pencahayaan minimal 350 Lux.

Asumsi Spesifikasi:

  • Lampu LED Panel: 2500 Lumen.
  • CU: 0.5 | LLF: 0.8.

Perhitungan:

Target: Dibulatkan menjadi 6 titik lampu untuk mencapai distribusi yang merata (uniformity).


2. Koridor (2,4 x 10 Meter)

Berdasarkan SNI 6197:2020, koridor atau selasar gedung memerlukan tingkat pencahayaan minimal 100 Lux.

Asumsi Spesifikasi:

  • Lampu Downlight LED: 1000 Lumen.
  • CU: 0.5 | LLF: 0.8.

Perhitungan:

Target: Membutuhkan 6 titik lampu yang dipasang memanjang di tengah koridor dengan jarak antar titik sekitar 1,6 meter untuk menghindari area gelap.


Pentingnya Validasi Lapangan

Setelah lampu terpasang, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan menggunakan Lux Meter untuk memastikan hasil desain sesuai dengan kondisi riil:

  • Ukur pada Ketinggian Aktivitas: Untuk ruang kerja, ukur setinggi meja (75 cm). Untuk koridor, pengukuran cukup dilakukan di atas lantai.
  • Cek Uniformity: Pastikan rasio lux terendah dibagi lux rata-rata minimal 0.6 agar mata petugas tidak cepat lelah saat berpindah ruangan.
  • Kerapian Instalasi: Pastikan semua kabel lampu berada di dalam Cable Tray (seperti tipe lebar 150mm/300mm yang ada pada dokumen teknis Anda) dan tidak tergeletak sembarangan di atas plafon.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *