Standar Material dan Integritas Tangki BBM: Ketebalan Plat dan Prosedur Test Tekan

Dalam instalasi genset kapasitas besar seperti 2 x 1000 kVA, sistem penyimpanan bahan bakar harus dirancang dengan ketahanan struktural yang tinggi. Hal ini penting untuk mencegah kebocoran yang dapat memicu bahaya kebakaran, terutama di lingkungan sensitif seperti rumah sakit.

1. Spesifikasi Ketebalan Plat Baja

Ketebalan plat ditentukan berdasarkan kapasitas volume dan tekanan hidrostatik cairan di dalam tangki:

  • Daily Tank (Tangki Harian): Menggunakan plat dengan ketebalan 4 mm. Tangki ini biasanya diletakkan di dalam ruang genset untuk menyuplai bahan bakar langsung ke mesin.
  • Weekly Tank (Tangki Mingguan/Utama): Menggunakan plat dengan ketebalan 6 mm. Karena volumenya yang jauh lebih besar dan sering diletakkan di area luar atau ruang khusus, plat yang lebih tebal diperlukan untuk menahan beban volume BBM dan memberikan umur pakai yang lebih lama terhadap korosi.

2. Prosedur Uji Tekan (Leak Test)

Sebelum tangki diisi bahan bakar, wajib dilakukan uji tekan untuk memastikan tidak ada kebocoran pada sambungan las (welding).

  • Uji Tekan Weekly Tank: Dilakukan pengujian dengan tekanan sebesar 6 Bar. Tekanan yang lebih tinggi ini bertujuan untuk memastikan kekuatan struktural tangki utama dalam jangka panjang.
  • Uji Tekan Daily Tank: Dilakukan pengujian dengan tekanan sebesar 4 Bar. Pengujian ini memastikan tangki harian aman dari rembesan saat beroperasi di dekat mesin yang bergetar.

Catatan Teknis: Selama pengujian, tekanan harus dipertahankan dalam durasi tertentu (biasanya 2-24 jam) tanpa ada penurunan pada jarum pressure gauge. Sambungan las juga disemprot dengan air sabun untuk mendeteksi gelembung udara sekecil apa pun.


3. Relevansi pada Dokumen Tender

Sesuai dengan poin persyaratan tender yang Anda miliki, data ini harus dituangkan dalam:

  • Data Teknis (Poin 4): Masukkan angka ketebalan plat (4 mm & 6 mm) dan nilai test tekan pada lembar outline spesifikasi untuk merk tangki yang Anda tawarkan.
  • Brosur & Marking (Poin 6 & 7): Lampirkan brosur tangki dan beri tanda (stabilo) pada bagian spesifikasi material dan metode pengujian pabrikan.
  • Alat Test (Poin 1.a): Masukkan Pressure Gauge (Manometer) ke dalam daftar alat test kerja, lengkap dengan sertifikat kalibrasi yang masih berlaku untuk validasi hasil uji tekan.
  • Metode Kerja (Poin 1.c): Jelaskan prosedur pengelasan dan tahap-tahap pengujian tekan secara rinci, termasuk penggunaan spring mounting atau bantalan karet pada kaki tangki untuk meredam getaran jika tangki berada di area mesin.

Kesimpulan

Penggunaan plat baja yang tebal serta prosedur uji tekan yang ketat (6 Bar dan 4 Bar) menjamin bahwa sistem bahan bakar untuk unit 2 x 1000 kVA Anda memiliki standar keamanan tinggi. Hal ini sangat krusial untuk memenuhi janji ketersediaan operasional hingga 5 tahun ke depan sebagaimana dipersyaratkan dalam tender.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *